Ahad, 10 Februari 2013

Terkena sisa Radioaktif


 


SHAH ALAM: Laporan empat pekerja sebuah syarikat pengeluar radio farmaseutikal di selangor yang terkena sisa radioaktif pada 2 Jun lalu, mengakibatkan rasa bimbang di kalangan orang awam.

Ahli Majlis Mesyuarat Kerajaan Negeri Selangor, Elizabeth Wong berkata, sejak berita itu disiarkan, pejabatnya dihubungi pelbagai pihak yang merasa risau dan meminta penerangan mengenai kejadian berkenaan.

“Malangnya, usaha pejabat saya mendapatkan maklumat terperinci mengenai kejadian tersebut dari pihak Lembaga Perlesenan Tenaga Atom (AELB) tidak berjaya.

“Pihak AELB hanya sekadar memberi jaminan mulut bahawa situasi tersebut berada di bawah kawalan,” kata Pengerusi Jawatankuasa Tetap Pelancongan, Hal Ehwal Pengguna dan Alam Sekitar itu dalam satu kenyataan media.

Kelmarin, Menteri Sains Teknologi dan Inovasi, Datuk Seri Dr Maximus Johnity Ongkili berkata, Operasi syarikat berkenaan diberhentikan dan premisnya disita oleh AELB untuk siasatan lanjut berikutan empat pekerjanya dikesan dicemari bahan radioaktif.

Pencemaranitu dikesan melalui Sistem Pemonitoran Sinaran Portal (RPM) pada 2 Jun lalu, ketika keempat-empat pekerja tersebut datang ke AELB untuk berurusan dengan Bahagian Perlesenan.

Menurut Elizabeth, kerajaan Selangor perlu diberi malumat penting seperti lokasi kilang tersebut, jenis bahan radioaktif dan laporan terkini status pencemaran.

“Saya menyeru pihak AELB dan kementerian untuk berterus-terang dengan rakyat dan Kerajaan Negeri Selangor supaya semua pihak mempunyai gambaran yang jelas.

“Budaya ketelusan wajib diamalkan dalam semua lapisan kerajaan, terutamanya dalam situasi sebegini yang bakal melibatkan keselamatan awam. Tindakan merahsia kan maklumat dari rakyat hanya meningkatkan rasa panik dan bukan sebaliknya,” tegasnya.

 

Wajib Siasat tahap radiasi di Bukit Merah




KUALA LUMPUR, 22 Mac: Ahli Parlimen Gopeng, Dr Lee Boon Chye menggesa Lembaga Pelesenan Tenaga Atom (AELB) menyiasat radiasi berlebihan di sekeliling loji tinggalan Asian Rare Earth (ARE) di Bukit Merah dan tapak pelupusan sisa kekal di Bukit Kledang, di Ipoh.

Beliau berkata, menurut laporan gerakan Selamatkan Malaysia Stop Lynas (SMSL) tahap radiasi di kilang Mitsubishi Chemical, yang ditinggalkan hampir dua dekad lalu, masih merbahaya kepada kesihatan awam.

“Laporan didedahkan berkenan radioaktif yang tinggi iaitu 0.19 mikrosievert sejam di tapak kilang ARE dan 2.2 mikrosievert sejam di tapak pelupusan (di Bukit Kledang) dan ia bersamaan 1.75 mikrosievert setahun iaitu 75 peratus lebih tiggi daripada dikeluarkan oleh AELB,” katanya katanya pada perbahasan usul tergempar yang dikemukakan Ahli Parlimen Batu Gajah, Fong Po Kuan.

Speaker Dewan Rakyat, Pandikar Amin Mulia pagi tadi meluluskan usul tergempar membahas dakwaan tahap radiasi berlebihan di ARE dan tapak pelupusan sisa kekal di Bukit Kledang.

Dalam perbahasan itu, Dr Lee mencadangkan Kementerian Kesihatan melakukan kajian terperinci mengenai peratusan kecacatan kelahiran, leukimia dan kanser di kedua-dua kawasan berkenaan untuk mengesahkan dakwaan wujudnya radiasi berlebihan.

“Kita dimaklumkan di kawasan Bukit Merah sekurang-kurangnya tiga pekerja mengangkut sisa radioaktif ini mati awal, lapan kes luekimia dan ada kes kecacatan sejak lahir. Malangnya Kementerian Kesihatan setakat ini tidak mempunyai data kes tersebut,” katanya.

Beliau yang juga Pengarah Biro Kesihatan KEADILAN berkata, di Mongolia, kajian menunjukkan hasil pertanian terjejas dan penduduk yang tinggal berdekatan kilang nadir menghadapi masalah kesihatan

Tambah beliau keadaan sama berlaku di China, apabila kajian kolej perubatan membuktikan kanak-kanak di kawasan kilang radioaktif itu menghadapi masalah IQ rendah berbanding kanak-kanak di kawasan lain.

8 Mac lalu Ketua Pengarah Lembaga Pelesenan Tenaga Atom (AELB) Datuk Raja Abdul Aziz Raja Adnan berkata tapak di kedua-dua kawasan itu selamat dijadikan taman rekreasi.

Menurutnya ia boleh dilakukan selepas kawasan tapak pelupusan sisa di Bukit Kledang itu dikedap sepenuhnya yang dijadualkan tahun depan.

Bagaimanapun, SMSL ketika melakukan lawatan ke tapak pelupusan tersebut mendapati kedua-duanya masih berbahaya walapun kilang berkenaan ditutup 18 tahun lalu.

Bacaan berhampiran tapak kilang adalah sekitar 0.19 mikrosievert setiap jam manakala bacaan berhampiran tapak pelupusan sisa pula berjumlah kira-kira 0.2 mikrosievert bagi setiap jam.

Kedua-dua bacaan, jika dihitungkan kepada bacaan asas tahunan, di luar tahap selamat iaitu pada 1 milisievert setiap tahun seperti yang dinasihatkan AELB.

 

 

Radiasi dari Komputer Bahaya



 
Radiasi dari Komputer Bahaya !!
 
Orang-orang ini (termasuk saya) kadang lupa bahwa komputer atau laptop yang kita gunakan memiliki banyak rahasia yang tak terungkap. Pernahkah Anda mendengar bahwa radiasi komputer dari monitor dapat mengganggu kesehatan mata Anda? Dari banyak penelitian diketahui bahwa radiasi dari layar monitor dapat mengganggu kesehatan mata. Berita baiknya, radiasi komputer tidak mengandung radiasi yang bersifat radioaktif.

Radiasi komputer dapat mengakibatkan rabun mata, katarak, epilepsi. Efeknya baru dirasakan 15 atau 20 tahun kemudian. Efek tersebut merupakan proses yang terjadi secara bertahap yang kebanyakan orang tidak menyadari bahwa resiko tersebut benar-benar bisa terjadi. Seperti yang sudah pernah kita bahas di chapter pertama, bahwa semua alat elektronik mengeluarkan sejenis medan elektromagnetik (electromagnetic field atau EMF) yang merupakan salah satu jenis radiasi.

Namun, EMF adalah jenis radiasi yang non-ionisasi, atau radiasi yang energinya bahkan tidak cukup untuk mengionisasi atom atau mengeksitasi elektron, berbeda dengan radiasi uranium, yang merupakan radiasi ionisasi. Contoh dari radiasi yang ekstrem dari alat elektronik adalah radiasi dari microwave, yang mengeluarkan medan dengan frekuensi tinggi yang bisa dideteksi meskipun dalam jarak beberapa yard. Namun kebanyakan radiasi alat elektronik lainnya akan berkurang dalam jarak beberapa inchi saja. Jadi selama kita menjaga jarak yang cukup saat menggunakan alat-alat tersebut, maka tidak ada yang perlu dirisaukan.
Namun ada kasus khusus seperti pada penggunaan laptop. Banyak orang meletakkan laptop di atas paha mereka pada saat mereka bekerja. Artinya, jarak antara tubuh dengan laptop adalah nol. Berarti resiko lebih besar,bukan?
Radiasi yang keluar dari laptop kebanyakan berasal dari dalam komponen laptop, seperti harddisk dan chip memori, daripada yang keluar dari layar.



WI-FI


Wi-fi ( wireless fidelity ) yang lebih dikenal sebagai jaringan lokal nir kabel, yang semakin populer penggunaannya di negara maju maupun negara berkembang. Dengan Wi-fi, orang bisa masuk ke jaringan internet tanpa harus repot menyambungkan kabel dari komputer ke line telepon. Di balik kemudahan yang ditawarkan Wi-fi ada beberapa keyakinan publik yang menganggap wi-fi berdampak negatif terhadap kesehatan, di antara bahaya yang ditimbulkannya adalah bahaya yang ditimbulkannya dapat mengakibatkan nyeri di kepala, gangguan tidur (insomnia), mual-mual terutama bagi mereka yang electrosensitif.

Tranceiver (penerima) koneksi wireless juga menghasilkan radiasi microwave, sehingga ada juga dugaan yang menyebutkan bahawa signal wireless (atau wi-fi, wireless fidelity) jauh lebih berbahaya.

Apakah jaringan nirkabel wireless-fidelity (Wi-Fi) benar-benar menjadi ancaman kesehatan bagi manusia?. Pertanyaan itu muncul dan memancing perdebatan setelah Apakah jaringan nirkabel wireless-fidelity (Wi-Fi) benar-benar menjadi ancaman Panorama–program stasiun televisi Inggris, BBC–menyiarkan hasil investigasinya.

Menurut temuan Panorama, tingkat radiasi yang dipancarkan perlengkapan Wi-Fi pada satu sekolah di Norwich, yang memiliki lebih dari seribu murid, lebih tinggi ketimbang tingkat radiasi yang dipancarkan dari menara transmisi operator telepon seluler umumnya. Pengukuran Panorama menunjukkan kekuatan signal Wi-Fi di dalam ruang kelas itu tiga kali lebih kuat daripada intensitas radiasi dari menara ponsel.

Temuan ini dianggap signifikan karena anak-anak memiliki tengkorak yang lebih tipis ketimbang orang dewasa dan masih dalam tahap pertumbuhan. Pengujian menunjukkan bahwa anak-anak menyerap radiasi yang lebih banyak daripada orang dewasa.

Di perkotaan Inggris, hotspot Wi-Fi muncul bak cendawan. Menurut Panorama, dalam 18 bulan terakhir ada 2 juta pengguna Wi-Fi baru. Wi-Fi digunakan pada 70 persen sekolah sekunder dan 50 persen sekolah primer.

Berbeda dengan Panorama, pengukuran tingkat radiasi di sekolah Norwich itu jauh di bawah ambang batas keamanan yang dibuat pemerintah. Bahkan masih 600 kali di bawah ambang batas. Tapi sebagian ilmuwan menduga basis ambang batas itu tidak benar. Para peneliti juga prihatin dengan tidak adanya penelitian tentang dampak radiasi jaringan nirkabel (Wi-Fi). Padahal untuk riset serupa pada ponsel dan menara radio ada ribuan.

Namun WHO (World Health Organization) menyangkal hal ini dan mengatakan bahwa efek WI-FI masih di bawah batas yang bisa merusak tubuh manusia.

Berikut ini adalah sedikit paparan mengenai bagian-bagian komputer yang umumnya menyusun unit komputer dengan atau tanpa WI-FI.

 


MONITOR KOMPUTER


Jika Anda bekerja dengan komputer 12 jam sehari dan monitor komputer Anda tidak dilindungi dengan filter Anti radiasi akan menyebabkan mata anda perih dan merah. Monitor komputer menghasilkan radiasi sinar X, ultraviolet, dan radiasi electromagnetic (sama dengan yang dihasilkan oleh microwave).

Hasil riset radiasi monitor terutama komputer juga memberikan gambaran bahwa: radiasi monitor komputer secara diagonal terjadi bocoran radiasi yang jauh lebih besar jika kita berhadapan secara langsung. ( mis: kalau kita berhadapan langsung, besarnya radiasi x ; maka dengan monitor yang sama kalau kita di posisi diagonalnya, besarnya radiasi x+y).

Waspada keretakan retina karena pancaran radiasi gelombang beta yang ditimbulkan oleh monitor komputer anda. Monitor komputer produksi mulai tahun 2004 telah menyertakan sebuah komponen silikon radioaktif lemah (grup metalloids) yang mampu membuat warna XVGA lebih cerah dengan biaya yang murah. pancaran radioaktif ini akan terus aktif hingga meluruh habis selama 20 tahun. kerusakan pada mata tidak serta merta, tetapi bersifat beransur ansur. Selalu isitirahatkan mata anda dengan cara menutup mata tiap 3 jam berkomputer selama 5 menit. Penelitian lanjut masih dilakukan di pusat mata USA.

Ada saranan bahwa batas medan elektromagnetik yang bisa di sabar tubuh adalah 2.5 miliGauss. Namun, laptop ternyata bisa mengeluarkan lebih dari 150 mG saat digunakan.


Ini adalah beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengurangi efek dari radiasi komputer adalah sebagai berikut :


1. Bila bekerja dengan komputer, setiap ±30 s/d 50 menit,
istirahatkan mata selama 5 menit, lihat tanaman yang berwarna hijau, lihat objek dengan jarak pandang yang berubah mulai dari yang terdekat sampai terjauh (lihat ke awan). Di perusahaan yang berkaitan dengan komputer di LN, malah setiap 50 menit seluruh layar komputer di set auto shut down, untuk mengistirahatkan mata seluruh karyawan sejenak selama 5 menit.
 

2. Gunakan monitor LCD (liquid crystal display) dan screen filter untuk mengurangi radiasi komputer. Radiasi yang disebabkan oleh monitor LCD cenderung lebih kecil bila dibandingkan dengan radiasi monitor tabung.
 3. Sesuaikan setting pada monitor Anda. Akan berakibat buruk pada mata jika setting monitor Anda menjadi terlalu gelap atau terlalu terang. Cobalah untuk melakukan seting pada cahaya dan contras agar nyaman untuk mata.
4. Sesuaikan posisi monitor agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Jika letak monitor terlalu tinggi maka akan menggangu bekalan oksijen   menuju otak. Posisi yang ideal untuk monitor adalah setentang dengan mata.

5. Jaga jarak Anda dengan monitor. Idealnya, jarak minimal antara mata dengan komputer adalah 45 cm. Lebih jauh lebih baik!

6. JAngan gunakan CPU atau monitor yang terlampau besar kerana lebih besar sais , maka lebih banyak ia gunakan elektrik maka lebih besar medan elektrik dan lebih besar medan magnet yang ujud di sekeliling komputer anda !!!



CONTRAST & BRIGHTNESS


Pekerjaan yang berkaitan dengan keakuratan warna (misalnya design), tentunya sangat tergantung pada brightness dan contrast monitor; dari hasil riset makin tinggi set brightness dan contrast, maka makin tinggi radiasinya. Setiap mata orang memiliki daya tahan yang berbeda; pedih, keluar air mata, iritasi, dll, yang merupakan akibat dari hal tersebut diatas. Apabila hal ini terus menerus dialami dalam jangka waktu yang cukup lama, maka salah satu akibatnya adalah: menderita Asthenopia (pupil mata jadi lambat bereaksi terhadap cahaya, karena intensitas cahaya (radiasi komputer, brightness contrast, cahaya matahari, dll yang berlebihan).

Ada beberapa cara untuk menjaga mata anda lebih maksimal, diantaranya :


1. Jika lelah, istirahatkan sebentar mata Anda. Jangan memaksakan diri untuk tetap menatap komputer saat sedang lelah.

2. Jangan lupa untuk terus makan makanan yang bergizi terutama yang mengandung banyak vitamin A misalnya wortel. Namun perlu diingat bahwa konsumsi vitamin A agar disesuaikan dengan dosisnya. Apabila terlampau banyak mengkonsumsi vitamin A bisa menyebabkan overdosis vitamin A. Untuk konsumsi vit A, menurut hasil riset terbaru dari inggris antara lain: Kebutuhan konsumsi vit A untuk balita : 200 SI/kg berat badan, Sedangkan untuk orang dewasa : 70 SI/kg berat badan. Jadi tidak perlu konsumsi tablet vit A secara khusus dan kontinu, karena dapat menimbulkan batu ginjal. Tablet Vit A dapat diminum seminggu 1x. Lain hal-nya dengan Wortel / sayuran/ buah berwarna hijau / Orange semuanya yang alami mengandung Pro vit. A yang dapat diurai tubuh dengan baik sehingga tidak berdampak merugikan kesehatan. Wortel segar dapat dimakan langsung.

3. Di kompress dengan air hangat/boorwater/dengan mentimun (baik untuk mata dan kulit)

4. Tidur/ istirahat teratur selama 8 jam. Jangan ubah waktu tidur anda yakni jika semalam anda tidur 9 malam dan bangun 4 pagi. Esok dan hari berikutnya perlu ulang begitu juga !!!

5. Khusus di daerah tropik, masih banyak orang yang belum sadar dan ‘care’ terhadap mata sendiri: lindungi mata anda dari terik matahari karena intensitas cahaya matahari jauh lebih besar dan dapat mengakibatkan katarak.

6. Khusus Orang Tua dan Calon Orang Tua : Anjurkan anak anda dari ekarang, menonton TV / main playstation,dsb, dengan jarak minimal 3 meter. Jangan membaca sambil tidur / ditempat yang kurang pencahayaannya. Hal ini sangat penting ditanamkan sejak dini. Ini untuk kurangkan pendedahan badan anda kepada medan magnet dan medan elektrik!!!



CHASING


Komputer desktop dilengkapi dengan casing metal sehingga membentuk pelindung Gauss yang melindungi dari radiasi. Namun pada pembuat laptop ada yang menghilangkan pelindung ini dari produknya agar laptop mereka lebih ringan dan lebih menarik pengguna.

Menurut Profesor Olle Johansson dari Karolinska Institute in Swedia, yang diwawancarai Panorama, “Jika melihat literatur, Anda bisa temukan sejumlah efek radiasi, seperti kerusakan kromosom, berdampak pada kapasitas konsentrasi dan menurunnya memori jangka pendek, serta meningkatnya kejadian berbagai jenis kanker.”

Radiasi sangat mengganggu jaringan tubuh manusia terutama pada kulit, telinga, mata, sistem syaraf dan dapat menyebabkan gangguan sel yang menyebabkan mutasi gen. Seperti juga yang terjadi pada laptop. Alat komunikasi yang satu ini sudah membudaya penggunaannya . Selain penggunaannya kadang sembarang juga kerap kali akrab dibawa kemana-mana dan sangat akrab dengan prilaku pemilikinya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tadi sebisa mungkin kita menghindari pengaruh radiasi yang hebat pada monitor serta sistem mekanisnya. Karena dalam sebuah riset ditemukan pada 30.000 kasus pada pekerja komputer tahun 1969, menemukan kasus mayoritas yang terjadi adalah selain kanker otak juga gangguan sistem saraf pusat manusia juga menyebabkan kematian.

Memang bukan perkara yang mudah untuk menghindari radiasi komputer karena untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari kita selalu dituntut untuk tetap berada di depan komputer. Namun, masih ada beberapa cara seperti diatas yang bisa dilakukan untung mengurangi efek buruk dari radiasi komputer.

Artikel ini pun sama sekali tidak melarang anda untuk tetap menggunakan laptop atau komputer, namun layak menjadi wacana memutuskan hal yang terbaik untuk diri kita.

 

 

 

 

Manfaat Racun Kala Jengking


Manfaat Racun Kala Jengking


Bisa dan racun tak selamanya berbahaya. Mekanisme kerja bisa dan racun dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pengobatan. Di antaranya untuk penghilang rasa sakit, pengencer darah, pereda ketegangan otot, antikanker, antimikroba, antikejang bahkan diteliti untuk anti-HIV.


Pemanfaatan bisa dan racun itu dipaparkan oleh Prof P Gopalakrishnakone PhD DSc dari Fakultas Kedokteran National University of Singapore dalam the 2nd National Symposium “The Recent Advances in Critical Care Management of Trauma Cases” yang diselenggarakan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.

Kini ilmuwan dari University of Leeds telah menemukan bahwa racun margatoxin yang terdapat pada kalajengking kulit kayu (bark scorpion) di Amerika Tengah bisa menjadi solusi untuk mencegah kegagalan cangkok vena.. Hasil penelitian yang diterbitkan secara online di Cardiovascular Research menemukan racun tersebut memiliki kekuatan minimal 100 kali lebih kuat dibanding senyawa lain.

trans Manfaat Racun Kalajengking

Racun kalajengking ternyata dapat dipakai sebagai pembersih tumor. Para peneliti menggunakan bahan sintetisnya sebagai pembawa yodium yang bersifat radioaktif ke sel-sel tumor otak yang masih tertinggal setelah pembedahan. Sejauh ini teknik ini telah diuji pada 18 pasien, dan percobaan medis masih terus dilakukan, hasilnya sementara menunjukkan bahwa proses pengobatan ini dapat diterima tubuh dan efektif.

Analisis menunjukkan bahwa sifat radio aktif akan hilang secara keseluruhan setelah 24 jam zat disuntikkan. Radiasi tersebut juga bekerja di sekitar luka operasi saja sehingga tidak merusak sel-sel otak yang sehat.

Peneliti Inggris mengungkapkan bahwa racun kalajengking bisa menjadi kunci untuk mencegah kegagalan bypass jantung. Jika seseorang mengalami gangguan pada jantung, maka perawatan yang diperlukan adalah melakukan operasi bypass. Operasi ini dilakukan untuk meningkatkan aliran darah ke jantung pada orang yang diketahui memiliki penyakit koroner berat sehingga berisiko terkena serangan jantung.

Selama operasi, arteri atau vena sehat yang berasal dari bagian tubuh lain dihubungkan ke arteri koroner yang tersumbat. Rute baru ini akan membawa darah yang kaya oksigen ke otot jantung. Namun operasi ini bisa gagal jika cangkokan pembuluh vena ini tersumbat.

“Racun ini bekerja dengan menekan respon alami pembuluh darah terhadap cedera sehingga menjaga pembuluh darah tetap bersih. Efektivitas toksin ini membuat kami terkejut dan hanya dibutuhkan sedikit molekul untuk mendapatkan efeknya,” ujar ketua penelitti Profesor Beech, seperti dikutip dari Dailymail.

Profesor Beech mengungkapkan margatoxin ini kemungkinan bisa diberikan dalam bentuk obat yang ditelan, dihirup ataupun disuntikkan. Tapi bisa juga berpotensi sebagai obat spray ke pembuluh darah itu sendiri sambil menunggu operasi pencangkokan jantung.

Penyakit jantung hingga saat ini masih menjadi salah satu penyakit jantung yang ditakutkan, dan operasi by pass yang berjalan sukses bisa bertahan sekitar 10-15 tahun. Diharapkan dengan ditemukannya margatoxin dari kalajengking kulit kayu ini bisa mengurangi angka kegagalan operasi bypass pada pasien jantung, sehingga bisa meningkatkan harapan hidupnya. ( Gaptek Update )


Demam Sebenarnya Elok Untuk Kita


 

Artikel dibawah sengaja disisipkan untuk menyedarkan kita Kenapa Kita Demam….? Juga kenapa kaedah demam dicipta Allah untuk kita ? Sebenarnya demam adalah baik untuk kita! Demam adalah tindakbalas tubuh terhadap kuman ( Mikroorganisma patogenik ) yang telah memasuki sistem dalaman tubuh dan berpotensi memudaratkan tubuh anda atau anak anda !!! Bila demam, sebenarnya tubuh sedang bertungkus lumus memantaop serta memperkasa system kekebalan semulajadi badan anda… Sebaliknya Ubat Steroids, Ubat demam (NSAIDS) dan paracetamol memsuppres system ini dan apabila anak kecil yang terlampau banyak diberikan ubat demam semasa kecil tidak mustahil mereka akan mempunyai sistem pertahanan semulajadi tubuh yang lemah apabila mereka dewasa !!!

Dimanakah system imunisasi kekabalan tubuh manusia terletak? Ya mereka ada di dalam usus anda, Palatine Tonsils, Lingual Tonsil, Adenoids, Assessory tonsils , Thymus, Ribuan Kelenjar Lymph Nodes, Tulang sum sum dsbnya… Justeru dengan memakan ulam ulaman bebas racun, probiotiks atau bacteria baik dapat merangsang usus anda menghasilkan antibody dan sel darah putih (monocytes, basofil, lymphocytes dsbnya ) yang hebat bagi melawan penyakit dan juga membunuh sebarang sel sel barah yang ada bercambah atau sedang berhasrat nak bercambah (anaplasia dsbnya) !!!

Justeru Demam adalah bagus dan jika anda memsupres demam sebenarnya tindakan tidak bagus…. Pendapat ini sudah tentunya tidak disenangi oleh kebanyakkan doktor doktor swasta atau para farmasis kerana jualan ubat dan keuntungan mereka akan menurunkan dengan mendadaknya!!! Justeru sudah tentu mereka membenci penulisan atau artikel ini !!! Seperti dalam penulisan yang lain di blog ini telah ditekankan Money Comes First, Human comes later …. Atau kata pendeknya Mereka Mengejar Dunia dan Mereka Melupakan Akhirat …..

Ubat demam terdiri daripada Paracetamol dan juga NSAIDS (Non steroidal anti-inflammatory drugs). Juga ubat berasaskan steroid boleh digunapakai bagi meredakan demam kerana ubat jenis keluarga steroid memsuppres sistem kekebalan ( daya semulajadi badan manusia melawan ancaman jangkitan kuman @ Natural immunity) tubuh anda atau anak anda !!! Justeru untuk demam antara suhu 37.3ºC hingga 38.0ºC anda boleh melakukan tepid sponging tanpa perlu memberi anak anda sebarang ubat demam…. Juga tidak wajar terus memberi antibiotik kerana mungkin jangkitan disebabkan oleh virus…. Setakat ini tiada antibiotic yang boleh membunuh virus telah dikenalpasti oleh biochemist yang bekerja dengan syarikat farmasi .…. Lagipun ubat antibiotic sebenarnya adalah berasaskan kimia yang mempunyai kesan kesan sampingan yang tidak diingini… Tidak percaya , sila baca dengan teliti leaf let dalam antibiotic yang dibekalkan kepada anda .. Oleh itu jangan sesekali beli sebarang atau apa jua ubat yang tidak disertakan leaf let di dalamnya ….

Namun begitu sekiranya demam itu terlampau panas iaitu seperti suhu 39ºC atau 40ºC (hyperthermia), maka intervensi perubatan sangat wajar dilakukan secepat mungkin bagi mengelakkan kejadian sawan atau tarik (Febrile Fit) yang boleh merosakkan otak atau saraf terutama kepada anak anak kecil  … Sekiranya suhu badan meningkat ke 39ºC atau lebih, lakukan tepid sponging ke seluruh badan dengan segera dan bawa anak anda ke Jabatan Kecemasan dengan segera bagi dimasukkan ke wad untuk pemantauan teliti.

Tepid sponging dapat dilakukan dengan menanggalkan pakaian budak dan lap dengan tuala basah ke seluruh badannya. Suhu badan kanak kanak dapat diturunkan dengan lebih cepat dengan memasang kipas. Air minuman diberikan bagi mengelakkan kekeringan kepada tubuh anak anak. Bawa budak ke Unit Kecemasan Hospital dengan segera…

 

 

Pesanan Lain jika Demam

1.   Banyakkan minum air jus buahan asli 100% atau air kisar daun daunan durian belanda, limau purut daun rambutan makan bunga raya dsbnya kerana ia 100% asli original dan hampir2 tiada kesan sampingan.

2.   Minum air mineral asli  dengan banyak.

3.   Minum air kelapa.

4.   Jangan minum air berpengawet, berpewarna, berperisa tiruan dan sebagainya

5.   Jangan sesekali pakai baju tebal-tebal kemudian selimut sehingga berpeluh peluh kerana suhu badan anda akan naik hingga 40ºC atau lebih dan ini akan merosakkan otak , system saraf dsbnya.

 

Silakan baca artikel seterusnya dibawah …


Demam setelah imunisasi dengan vaksin hidup adalah wajar. Sama halnya dengan demam saat ada infeksi mikroorganisme yang mampir ke tubuh. Tak perlu cemas dan panik. Upaya menangani demam bukan prioritas utama. Tindakan pertama adalah mengidentifikasi adanya infeksi bakteri, dan kalau perlu merujuk ke rumah sakit untuk tindakan selanjutnya.

Jangan langsung meminum/kan obat pereda demam pada saat demam. Usaha meredakan demam lebih ditujukan untuk mengatasi ketidaknyamanan (jika memang signifikan), bukan untuk menurunkan suhu tubuh.

APA itu Demam?
Demam biasanya terjadi akibat tubuh terpapar infeksi mikroorganisme (virus, bakteri, parasit). Demam juga bisa disebabkan oleh faktor non-infeksi seperti kompleks imun atau peradangan lainnya. digitalthermometer

Ketika virus atau bakteri masuk ke dalam tubuh, berbagai jenis sel darah putih (leukosit) melepaskan pirogen endogen yang memicu produksi prostaglandin E2 di hipotalamus anterior (pusat pengatur suhu di otak). Hipotalamus anterior kemudian meningkatkan nilai-ambang temperatur dan terjadilah demam.

Singkatnya, demam adalah efek dari beredarnya pirogen (zat penyebab demam) yang dilepas oleh leukosit dalam fungsinya sebagai anggota sistem pertahanan tubuh.

PENGUKURAN Suhu
Suhu di daerah dubur paling mendekati suhu tubuh sebenarnya (core body temperature). Suhu di daerah mulut atau ketiak sekitar 0,5-0,8 derajat lebih rendah dari suhu rektal, dengan catatan setelah pengukuran selama minimal 1 menit.

Ukurlah suhu dengan termometer, bukan dengan tangan. Dan lebih baik gunakan termometer digital (terserah jenisnya, mau yang mahal pakai infra merah atau buatan Cina yang hanya Rp. 25 ribu), sebab resiko yang harus dialami jika termometer raksa pecah terlalu tinggi dibandingkan harganya yang Rp. 10 ribu.

Demam Akibat INFEKSI

Demam pada Infeksi Virus
Demam pada bayi dan anak-anak umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Demam akibat infeksi virus biasanya disertai gejala lain seperti sariawan, ruam cacar (dan ruam lain yang mudah dikenali), batuk-pilek (selesma/common colds), dan peradangan saluran cerna. Penyakit yang disebabkan oleh virus akan sembuh dengan sendirinya.
Demam pada Infeksi Bakteri

Salah satu infeksi bakteri yang paling sering ditemukan pada anak adalah infeksi saluran kemih (ISK). Umumnya tidak disertai gejala lain alias hanya demam. Resiko paling besar dimiliki bayi yang berusia di bawah 6 bulan.
Infeksi yang lebih serius seperti pneumonia atau meningitis (radang selaput otak) juga dapat menimbulkan gejala demam. Dari bayi > 3 bulan dan anak 1-3 tahun dengan demam > 39 C, hanya sekitar 2% saja yang bakterinya sudah memasuki peredaran darah (bakteremia). Pada golongan usia ini, program imunisasi HiB berhasil menurunkan resiko meningitis bakterial secara signifikan. Usia yang menuntut kewaspadaan tinggi orangtua dan dokter adalah usia < 3 bulan. Bayi harus menjalani pemeriksaan yang lebih teliti karena 10 %-nya dapat mengalami infeksi bakteri yang serius, dan salah satunya adalah meningitis. Walaupun sebagian besar penyebab demam adalah infeksi virus, data menunjukkan bahwa justru sebagian besar tenaga medis mendiagnosisnya sebagai infeksi bakteri. Ini menyebabkan pemberian antibiotik yang salah sasaran.

DAMPAK Demam
Dampak Menguntungkan

Fungsi pertahanan tubuh manusia bekerja lebih baik pada suhu demam dibandingkan suhu normal. Pelepasan pirogen endogen akan memicu pertambahan jumlah leukosit, meningkatkan aktivitas mereka dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme serta meningkatkan produksi/fungsi interferon (zat yang membantu leukosit memerangi mikroorganisme).
Dampak Negatif

Pertama, kemungkinan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Ketika mengalami demam, terjadi peningkatan penguapan cairan tubuh sehingga anak bisa kekurangan cairan.
Kedua, kekurangan oksigen. Saat demam, anak dengan penyakit paru-paru atau penyakit jantung-pembuluh darah (kardiovaskuler) bisa mengalami kekurangan oksigen sehingga penyakit paru-paru atau kelainan jantungnya akan semakin berat.
Ketiga, demam > 42 C bisa menyebabkan kerusakan neurologis (saraf), meskipun sangat jarang terjadi. Tidak ada bukti penelitian yang menunjukkan terjadinya kerusakan neurologis bila demam < 42 C.
Terakhir, anak berusia < 5 tahun, terutama antara 6 bulan-3 tahun, beresiko kejang demam (febrile convulsions), khususnya pada temperatur rektal > 40 C. Kejang demam biasanya hilang dengan sendirinya, dan tidak menyebabkan gangguan neurologis (kerusakan saraf).
PENGOBATAN dengan Antipiretik (pereda demam)
Mekanisme Kerja: menghambat produksi prostaglandin. Parasetamol, aspirin, dan obat anti inflamasi (peradangan) non-steroid (OAINS) lainnya adalah antipiretik yang efektif.
Parasetamol
Parasetamol adalah obat pilihan utama untuk anak-anak karena lebih aman hampir tanpa efek samping (bila diminum sesuai aturan).

Sebagian kecil parasetamol direaksikan oleh tubuh membentuk intermediet (turunan, berupa senyawa antara) aril yang hepatotoksik (menjadi racun untuk hati). Karena itu tidak boleh digunakan terus menerus dalam waktu yang lama (hitungan bulan, misalnya).

Aspirin
Merupakan antipiretik yang efektif namun penggunaannya pada anak dapat menimbulkan efek samping yang serius. Aspirin bersifat iritatif terhadap lambung sehingga meningkatkan resiko luka pada lambung, perdarahan (akibat dihambatnya aktivitas trombosit), hingga perforasi (terbentuknya lubang di dinding lambung).

Pemberian aspirin pada anak dengan infeksi virus terbukti meningkatkan resiko Sindrom Reye, yang ditandai dengan kerusakan hati dan ginjal. Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk anak berusia < 16 tahun.
Obat Anti Inflamasi Non-Steroid (OAINS)
Jenis OAINS yang paling sering digunakan pada anak adalah ibuprofen. Dosis sebesar 5-10 mg/kg/kali mempunyai efektifitas antipiretik yang setara dengan aspirin atau parasetamol.
OAINS dan aspirin memiliki kesamaan, yaitu bisa menyebabkan luka lambung, perdarahan, dan perforasi, meskipun komplikasi ini jarang pada anak-anak. Ibuprofen juga tidak direkomendasikan untuk anak demam yang mengalami diare dengan atau tanpa muntah.
Jenis lainnya
Turunan pirazolon seperti fenilbutazon dan dipiron, efektif sebagai antipiretik tetapi jauh lebih beracun.
Sampai di sini, banyak sekali disebut senyawa-senyawa kimia ya? Inilah -salah satunya- mengapa kita wajib mengetahui nama generik obat yang -akan- kita konsumsi. Keterangan tentang ‘kata-kata sulit’ mohon pelajari sendiri di halaman statis yang ditautkan.

TERAPI pendukung
Terapi yang Direkomendasikan

Tingkatkan asupan cairan (ASI -dan hanya ASI untuk bayi < 6 bulan-, susu, air, kuah sup, atau jus buah). Minum banyak juga mampu menjadi pelega saluran napas dengan mengurangi produksi lendir di saluran napas.
Jarang terjadi dehidrasi berat tanpa adanya diare dan muntah terus-menerus. Hindari makanan berlemak atau yang sulit dicerna karena demam menurunkan aktivitas lambung.
Kenakan pakaian tipis dalam ruangan yang ventilasi udaranya baik. Tidak harus terus berbaring di tempat tidur, tetapi jangan melakukan aktivitas berlebihan.
Mengompres dengan air hangat dapat dilakukan jika anak rewel (karena merasa sangat tidak nyaman), umumnya pada suhu sekitar 40 C. Umumnya demam akan turun dalam 30-45 menit. Namun jika anak merasa semakin tidak nyaman dengan berendam, jangan lakukan hal ini. Terapi yang Tidak Direkomendasikan
Upaya ‘mendinginkan’ badan dengan melepas pakaian, mandi atau berbasuh air dingin, atau mengompres dengan alkohol. Jika nilai-ambang hipotalamus sudah direndahkan dengan antipiretik, upaya tersebut akan membuat tubuh menggigil sebagai usaha untuk menjaga temperatur pusat berada pada nilai-ambang yang telah disesuaikan. Selain itu alkohol dapat pula diserap melalui kulit masuk ke dalam peredaran darah dan beresiko keracunan.

Disusun oleh dr. Arifianto dan dr. Nurul Itqiyah Hariadi dan saya tulis kembali secara bebas.

mengapa batas waktu observasi suhu badan anak yang tinggi 72 jam? –>umumnya demam pd anak akan hilang dengan sendirinya dlm waktu 72 jam. selain itu juga 72 jam patokan bila ingin tes darah. bila tes dilakukan sebelum 72 jam, biasanya hasilnya belum menunjukkan hal apapun, jadi nanti mesti diulang. kasian kan kalau anaknya bolak-balik ke lab untuk ditusuk2 ambil darah.
- jika lewat 72 jam suhu badan tetap tinggi (>39.5), anak mulai menunjukan aktivitas batuk pilek – tetap harus dibawa ke dokter?
–> kita juga lihat behaviour si anak. jika anaknya masih mau makan/minum, masih lincah dan ada batpilnya, kan ketahuan tuh common cold…yah sebaiknya dirumah saja tetapi tetap dipantau perkembangannya.

Tips Mengompres Anak yang Demam

Ini aku dapat dari DSA-ku, tips mengatasi anak yang demam:

1.Minum air putih sebanyak mungkin.
2.Minum obar panas
3.Kompres.

Cara kompres yang benar adalah:
Ambil air dari ledeng, kalau airnya terasa dingin sekali boleh dikasih sedikit air panas (hangatnya hanya suam-suam kuku), ambil handuk kecil [washcloth] dan basahi handuk dengan air tsb, dilapkan ke anak dari kepala sampai ke ujung kaki, proses ini dilakukan secara cepat (lap bukan didiamkan dibadan). Sebaiknya pakai 2 handuk jika kita sudah selesai dengan handuk yang pertama, ganti dengan handuk kedua. Proses ini dilakukan minimal selama 10 menit jangan takut anak nangis krn sebaiknya anak nagis kejer dari pada kena step/kejang (begitu istilah dari dokternya). Setelah itu baru dipakaikan baju, ini pun hanya baju tipis.

Kalau dalam kondisi panas anak mengigil, boleh diselimuti, tapi setelah menggigilnya hilang langsung dibuka selimutnya.Selain itu kompres tidak boleh dilakukan dengan Alkohol, Cologne, ataupun air es. [Ng]

Tips Tentang Demam atau Panas Tubuh!

APA ITU DEMAM ATAU PANAS TUBUH?—
Ketika anda merasa tidak enak badan, maka hal pertama kali yang sering anda nilai adalah apakah tubuh anda panas atau mengalami demam. Walaupun sebenarnya panas sendiri bukanlah penyakit itu sendiri, panas biasanya adalah tanda bahwa sesuatu sedang terjadi didalam tubuh anda.
Dan sebenarnya panas sendiri tidak selalu buruk. Panas memegang peranan dalam menolong tubuh untuk melawan serangan infeksi virus atau bakteri. Jadi panas adalah suatu respon tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh.

BERAPAKAH SUHU TUBUH MANUSIA NORMAL?—
Suhu tubuh manusia diatur oleh system thermostat di dalam otak yang membantu suhu tubuh yang konstan antara 36.5C dan 37.5C.
Suhu tubuh normal manusia akan bervariasi dalam sehari. Seperti ketika tidur, maka suhu tubuh kita akan lebih rendah dibanding saat kita sedang bangun atau dalam aktivitas.
Dan pengukuran yang diambil dengan berlainan posisi tubuh juga akan memberikan hasil yang berbeda. Pengambilan suhu di bawah lidah (dalam mulut) normal sekitar 37 C, sedang diantara lengan (ketiak) sekitar 36.5 C sedang di rectum (anus) sekitar 37.5 C.
“Panas atau Demam terjadi bila pengambilan suhu tubuh melalui mulut (dibawah lidah) DIATAS 37.5 C”.
Biasanya demam sendiri diikuti oleh kondisi lainnya, seperti gejala dan tanda lainnya yang sering dapat membantu untuk menemukan penyebab dari terjadinya demam tersebut.
Sebagai contoh, mual dan muntah dengan panas tubuh, berarti adanya gangguan didaerah pencernaan. Atau demam yang disertai oleh batuk dengan reak maka gangguan adalah pada saluran pernafasanya.

KAPANKAH SEBAIKNYA BERKONSULTASI KE DOKTER?——–
Seperti yang dikatakan sebelumya bahwa demam kadang bukan sesuatu yang buruk,—karena demam adalah proses respon tubuh terhadap infeksi itu sendiri .

Tetapi ada beberapa keadaan dimana anda sebaiknya mencari pertolongan medis atau konsultasi ke dokter anda, yaitu:

*Untuk bayi dibawah 3 bulan dengan suhu tubuh diatas 38C.
*Untuk anak yang lebih tua dan orang dewasa , sebaiknya konsultasikan ke dokter anda bila :
- Terdapat panas yang naik turun dalam 3 hari ;
- Suhu meningkat diatas 39 C ;
- Adanya panas yang disertai menjadi tidak mau makan dan minum sertai gelisah; mual muntah; sakit kepala hebat; sakit perut; timbul rash pada kulit; kesulitan pernafasan; atau gejala lainnya yang tidak dapat dijelaskan.

 

Isnin, 28 Januari 2013

Aaron Swartz


Aaron Swartz found dead Friday

Internet legend faced copyright-related legal issues before death


NEWS EDITORS

January 16, 2013

Internet activist Aaron H. Swartz died by suicide in his Brooklyn apartment on Friday, Jan. 11, according to his uncle, Michael Wolf, in a comment to The Tech. Swartz was 26. “The tragic and heartbreaking information you received is, regrettably, true,” confirmed Swartz’ attorney, Elliot R. Peters of Kecker and Van Nest, in an email to The Tech early Saturday morning.

Swartz was indicted in July 2011 by a federal grand jury for allegedly downloading millions of documents from JSTOR through the MIT network — using a laptop hidden in a basement network closet in MIT’s Building 16 — with the intent to distribute them. (Both JSTOR and MIT had decided to drop the charges, but the U.S. Attorney’s Office decided to pursue the case.)

Swartz subsequently moved to Brooklyn, New York, where he then worked for Avaaz Foundation, a nonprofit “global web movement to bring people-powered politics to decision-making everywhere.” He appeared in court on Sept. 24, 2012 and pleaded not guilty.

The case — with a trial then scheduled for April 1, 2013 — has been dismissed as a result of Swartz’ death, according to a court document filed Monday morning, as reported by the Boston Globe.

The accomplished Swartz co-authored the now widely-used RSS 1.0 specification at age 14, founded Infogami which later merged with the popular social news site reddit, and completed a fellowship at Harvard’s Ethics Center Lab on Institutional Corruption. In 2010, he founded DemandProgress.org, a “campaign against the Internet censorship bills SOPA/PIPA.”

Family response

On Saturday, Swartz’ family and partner released an official statement on rememberaaronsw.com, a site that has grown since then to become an online memorial to Swartz. In addition to remembering Swartz for his “insatiable curiosity, creativity, and brilliance,” and his dedication to online activism, the statement also called out MIT and the Massachusetts U.S. Attorney’s office. “Decisions made by officials in the Massachusetts U.S. Attorney’s office and at MIT contributed to his death,” Swartz’ family and partner wrote in the official statement. “Meanwhile, unlike JSTOR, MIT refused to stand up for Aaron and its own community’s most cherished principles.”

In a conversation with The Tech, Robert Swartz, Aaron’s father, furthered:

“MIT put institutional concerns over compassion, compromising everything MIT stands for. To me, that is the fundamental problem, and I’d like to see that addressed so what happened to my son doesn’t happen to anyone else.”

According to court documents filed on Oct. 5, 2012, MIT had released details and logs of Aaron Swartz’ use of the MIT network to law enforcement without a warrant or subpoena. Swartz asked the court to suppress this data from MIT, asserting that MIT’s policy permits disclosure “only” in the face of a “court order or valid subpoena,” but MIT Information Services & Technology (IS&T) disagrees, as the policy does not contain the word “only.”

When responding to The Tech’s inquiries in October, MIT defended its actions as necessary to “protect its network,” but head of IS&T Marilyn T. Smith was unable to explain how MIT’s decision to disclose information without a subpoena would protect its network.

However, according to Robert Swartz, Greg Morgan and Jaren Wilcoxson of MIT’s General Counsel said to him on two occasions that there was a warrant or a subpoena, which they later admitted did not exist. As of the time of publishing, Morgan and Wilcoxson have not responded to The Tech’s requests for comment.

“It was very difficult for us to communicate with MIT,” said Robert Swartz. “And yet they cooperated with the Secret Service and the U.S. Attorney, despite statements of neutrality.”

MIT and JSTOR respond

Both JSTOR and MIT have released statements in response to Swartz’ death.

“This is one case that we ourselves had regretted being drawn into from the outset,” wrote JSTOR on Saturday in a statement released online. The digital library repository reiterated its message that Swartz had settled any civil claims JSTOR might have had against him in 2011, when he returned all data in his possession. In an earlier July 2011 statement, JSTOR wrote, “Once this was achieved, we had no interest in this becoming an ongoing legal matter.”

MIT followed on Sunday with an email from President L. Rafael Reif reaching out to the MIT community.

“Although Aaron had no formal affiliation with MIT, I am writing to you now because he was beloved by many members of our community,” wrote Reif, “and because MIT played a role in the legal struggles that began for him in 2011.”

In the email, Reif announced that Hal Abelson PhD ’73 — Electrical Engineering & Computer Science professor and a founding director of Creative Commons and the Free Software Foundation — would be leading a “thorough analysis of MIT’s involvement” from fall 2010 to the present, specifically describing “the options MIT had and the decisions MIT made.” According to Abelson, it is too early to predict the timeline of this process, but Reif has promised that the resulting report will be made public.

Beyond Reif’s email, MIT has declined to make further statements at this time, “both out of respect for those mourning Aaron’s death and because we want to allow Professor Hal Abelson to do his work with minimal distraction,” wrote Associate Vice President for Communications Nate Nickerson in an email to The Tech.

Internet reaction

Swartz’ death ignited a firestorm of discussion over the Internet, where he was regarded as something of a folk hero. Hacker News, a social news site popular within the technology community, saw its entire front page dominated with posts about Swartz for two days. On Twitter, supporters of Swartz tweeted PDFs of academic papers in tribute of Swartz’ advocacy of free information. And last Sunday, the “hacktivist” group Anonymous claimed credit for taking down MIT’s network for roughly three hours, using two subdomain websites to post a farewell message to Swartz as well as call for a reformation of “computer crime laws,” “copyright and intellectual property laws,” greater recognition for “oppression and injustices,” and a commitment to a “free and unfettered internet.”

Several petitions have also sprung up in response to Swartz’ death. On Jan. 12, a We the People petition was created, calling to remove Carmen Ortiz, the United States District Attorney who prosecuted Swartz’ case, from office. As of the time of publication, over 34,000 people had signed the petition, surpassing the 25,000 signatures required (within 30 days) to prompt an official review and response from the White House.

On Jan. 14, a petition was posted on the MIT Society for Open Science website, calling for MIT to apologize for its “silence regarding the unjust federal prosecution against Aaron Swartz.” It argued that Swartz’ actions caused “little or no harm to MIT or any individuals,” that his use of the network to access JSTOR articles was legal, that he never distributed any of the articles, and that JSTOR asked for criminal litigation against Swartz to be dropped.

Yan Zhu ’12, who authored the petition with Franck Dernoncourt G and others outside the MIT community, said that they have received no response from the Institute. At press time, over 300 people have signed the petition, many of whom are MIT students and alumni. Zhu is also coordinating a series of memorial hackathons that will focus on projects supporting causes that Swartz championed.

The Tech has compiled a detailed interactive timeline of events related to the trial at bit.ly/swartztimeline.

Stan Gill, Tushar Kamath, Joanna Kao, Janelle Mansfield, and Ethan A. Solomon contributed reporting.

 

PSSST

Ilmu dari Internet sepatutnya disedekahkan secara percuma ! Apabila anak adam itu mati hanya 3 perkara sahaja yang boleh membantunya iaitu:

Sedekah Jariah,

Doa anak yang soleh,

Ilmu yang diajar secara percuma dan menjadi manfaat kepada orang ramai.