Artikel dibawah sengaja
disisipkan untuk menyedarkan kita Kenapa Kita Demam….? Juga kenapa kaedah demam
dicipta Allah untuk kita ? Sebenarnya demam adalah baik untuk kita! Demam
adalah tindakbalas tubuh terhadap kuman ( Mikroorganisma patogenik ) yang telah
memasuki sistem dalaman tubuh dan berpotensi memudaratkan tubuh anda atau anak
anda !!! Bila demam, sebenarnya tubuh sedang bertungkus lumus memantaop serta
memperkasa system kekebalan semulajadi badan anda… Sebaliknya Ubat Steroids,
Ubat demam (NSAIDS) dan paracetamol memsuppres system ini dan apabila anak
kecil yang terlampau banyak diberikan ubat demam semasa kecil tidak mustahil
mereka akan mempunyai sistem pertahanan semulajadi tubuh yang lemah apabila
mereka dewasa !!!
Dimanakah system imunisasi
kekabalan tubuh manusia terletak? Ya mereka ada di dalam usus anda, Palatine
Tonsils, Lingual Tonsil, Adenoids, Assessory tonsils , Thymus, Ribuan Kelenjar
Lymph Nodes, Tulang sum sum dsbnya… Justeru dengan memakan ulam ulaman bebas
racun, probiotiks atau bacteria baik dapat merangsang usus anda menghasilkan
antibody dan sel darah putih (monocytes, basofil, lymphocytes dsbnya ) yang
hebat bagi melawan penyakit dan juga membunuh sebarang sel sel barah yang ada
bercambah atau sedang berhasrat nak bercambah (anaplasia dsbnya) !!!
Justeru Demam adalah bagus
dan jika anda memsupres demam sebenarnya tindakan tidak bagus…. Pendapat ini
sudah tentunya tidak disenangi oleh kebanyakkan doktor doktor swasta atau para farmasis
kerana jualan ubat dan keuntungan mereka akan menurunkan dengan mendadaknya!!!
Justeru sudah tentu mereka membenci penulisan atau artikel ini !!! Seperti
dalam penulisan yang lain di blog ini telah ditekankan Money Comes First, Human comes later ….
Atau kata pendeknya Mereka Mengejar Dunia dan Mereka Melupakan Akhirat …..
Ubat demam terdiri daripada
Paracetamol dan juga NSAIDS (Non steroidal anti-inflammatory drugs). Juga ubat
berasaskan steroid boleh digunapakai bagi meredakan demam kerana ubat jenis
keluarga steroid memsuppres sistem kekebalan ( daya semulajadi badan manusia
melawan ancaman jangkitan kuman @ Natural immunity) tubuh anda atau anak anda
!!! Justeru untuk demam antara suhu 37.3ºC
hingga 38.0ºC anda boleh melakukan tepid sponging tanpa perlu memberi anak anda
sebarang ubat demam…. Juga tidak wajar terus memberi antibiotik kerana mungkin
jangkitan disebabkan oleh virus…. Setakat ini tiada antibiotic yang boleh
membunuh virus telah dikenalpasti oleh biochemist yang bekerja dengan syarikat
farmasi .…. Lagipun ubat antibiotic sebenarnya adalah berasaskan kimia yang
mempunyai kesan kesan sampingan yang tidak diingini… Tidak percaya , sila baca
dengan teliti leaf let dalam antibiotic yang dibekalkan kepada anda .. Oleh itu
jangan sesekali beli sebarang atau apa jua ubat yang tidak disertakan leaf let
di dalamnya ….
Namun
begitu sekiranya demam itu terlampau panas iaitu seperti suhu 39ºC atau 40ºC
(hyperthermia), maka intervensi perubatan sangat wajar dilakukan secepat
mungkin bagi mengelakkan kejadian sawan atau tarik (Febrile Fit) yang boleh
merosakkan otak atau saraf terutama kepada anak anak kecil … Sekiranya suhu badan meningkat ke 39ºC atau
lebih, lakukan tepid sponging ke seluruh badan dengan segera dan bawa anak anda
ke Jabatan Kecemasan dengan segera bagi dimasukkan ke wad untuk pemantauan
teliti.
Tepid
sponging dapat dilakukan dengan menanggalkan pakaian budak dan lap dengan tuala
basah ke seluruh badannya. Suhu badan kanak kanak dapat diturunkan dengan lebih
cepat dengan memasang kipas. Air minuman diberikan bagi mengelakkan kekeringan
kepada tubuh anak anak. Bawa budak ke Unit Kecemasan Hospital dengan segera…
Pesanan Lain jika Demam
1.
Banyakkan
minum air jus buahan asli 100% atau air kisar daun daunan durian belanda, limau
purut daun rambutan makan bunga raya dsbnya kerana ia 100% asli original dan
hampir2 tiada kesan sampingan.
2.
Minum
air mineral asli dengan banyak.
3.
Minum
air kelapa.
4.
Jangan
minum air berpengawet, berpewarna, berperisa tiruan dan sebagainya
5.
Jangan sesekali pakai baju tebal-tebal kemudian selimut
sehingga berpeluh peluh kerana suhu badan anda akan naik hingga 40ºC atau lebih
dan ini akan merosakkan otak , system saraf dsbnya.
Silakan
baca artikel seterusnya dibawah …
Demam setelah imunisasi
dengan vaksin hidup adalah wajar. Sama halnya dengan demam saat ada infeksi
mikroorganisme yang mampir ke tubuh. Tak perlu cemas dan panik. Upaya menangani
demam bukan prioritas utama. Tindakan pertama adalah mengidentifikasi adanya
infeksi bakteri, dan kalau perlu merujuk ke rumah sakit untuk tindakan
selanjutnya.
Jangan langsung
meminum/kan obat pereda demam pada saat demam. Usaha meredakan demam lebih ditujukan
untuk mengatasi ketidaknyamanan (jika memang signifikan), bukan untuk
menurunkan suhu tubuh.
APA itu Demam?
Demam biasanya terjadi akibat tubuh terpapar infeksi mikroorganisme (virus,
bakteri, parasit). Demam juga bisa disebabkan oleh faktor non-infeksi seperti
kompleks imun atau peradangan lainnya. digitalthermometer
Ketika virus atau
bakteri masuk ke dalam tubuh, berbagai jenis sel darah putih (leukosit)
melepaskan pirogen endogen yang memicu produksi prostaglandin E2 di hipotalamus
anterior (pusat pengatur suhu di otak). Hipotalamus anterior kemudian
meningkatkan nilai-ambang temperatur dan terjadilah demam.
Singkatnya, demam adalah
efek dari beredarnya pirogen (zat penyebab demam) yang dilepas oleh leukosit
dalam fungsinya sebagai anggota sistem pertahanan tubuh.
PENGUKURAN Suhu
Suhu di daerah dubur paling mendekati suhu tubuh sebenarnya (core body
temperature). Suhu di daerah mulut atau ketiak sekitar 0,5-0,8 derajat lebih
rendah dari suhu rektal, dengan catatan setelah pengukuran selama minimal 1
menit.
Ukurlah suhu dengan
termometer, bukan dengan tangan. Dan lebih baik gunakan termometer digital
(terserah jenisnya, mau yang mahal pakai infra merah atau buatan Cina yang
hanya Rp. 25 ribu), sebab resiko yang harus dialami jika termometer raksa pecah
terlalu tinggi dibandingkan harganya yang Rp. 10 ribu.
Demam Akibat INFEKSI
Demam pada Infeksi Virus
Demam pada bayi dan anak-anak umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Demam
akibat infeksi virus biasanya disertai gejala lain seperti sariawan, ruam cacar
(dan ruam lain yang mudah dikenali), batuk-pilek (selesma/common colds), dan
peradangan saluran cerna. Penyakit yang disebabkan oleh virus akan sembuh
dengan sendirinya.
Demam pada Infeksi Bakteri
Salah satu infeksi
bakteri yang paling sering ditemukan pada anak adalah infeksi saluran kemih
(ISK). Umumnya tidak disertai gejala lain alias hanya demam. Resiko paling
besar dimiliki bayi yang berusia di bawah 6 bulan.
Infeksi yang lebih serius seperti pneumonia atau meningitis (radang selaput
otak) juga dapat menimbulkan gejala demam. Dari bayi > 3 bulan dan anak 1-3
tahun dengan demam > 39 C, hanya sekitar 2% saja yang bakterinya sudah
memasuki peredaran darah (bakteremia). Pada golongan usia ini, program
imunisasi HiB berhasil menurunkan resiko meningitis bakterial secara
signifikan. Usia yang menuntut kewaspadaan tinggi orangtua dan dokter adalah
usia < 3 bulan. Bayi harus menjalani pemeriksaan yang lebih teliti karena 10
%-nya dapat mengalami infeksi bakteri yang serius, dan salah satunya adalah
meningitis. Walaupun sebagian besar penyebab demam adalah infeksi virus, data
menunjukkan bahwa justru sebagian besar tenaga medis mendiagnosisnya sebagai
infeksi bakteri. Ini menyebabkan pemberian antibiotik yang salah sasaran.
DAMPAK Demam
Dampak Menguntungkan
Fungsi pertahanan tubuh manusia bekerja lebih baik pada suhu demam dibandingkan
suhu normal. Pelepasan pirogen endogen akan memicu pertambahan jumlah leukosit,
meningkatkan aktivitas mereka dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme serta
meningkatkan produksi/fungsi interferon (zat yang membantu leukosit memerangi
mikroorganisme).
Dampak Negatif
Pertama, kemungkinan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Ketika mengalami demam,
terjadi peningkatan penguapan cairan tubuh sehingga anak bisa kekurangan
cairan.
Kedua, kekurangan oksigen. Saat demam, anak dengan penyakit paru-paru
atau penyakit jantung-pembuluh darah (kardiovaskuler) bisa mengalami kekurangan
oksigen sehingga penyakit paru-paru atau kelainan jantungnya akan semakin
berat.
Ketiga, demam > 42 C bisa menyebabkan kerusakan neurologis (saraf),
meskipun sangat jarang terjadi. Tidak ada bukti penelitian yang menunjukkan
terjadinya kerusakan neurologis bila demam < 42 C.
Terakhir, anak berusia < 5 tahun, terutama antara 6 bulan-3 tahun,
beresiko kejang demam (febrile convulsions), khususnya pada temperatur rektal
> 40 C. Kejang demam biasanya hilang dengan sendirinya, dan tidak
menyebabkan gangguan neurologis (kerusakan saraf).
PENGOBATAN dengan Antipiretik (pereda demam)
Mekanisme Kerja: menghambat produksi prostaglandin. Parasetamol, aspirin, dan
obat anti inflamasi (peradangan) non-steroid (OAINS) lainnya adalah antipiretik
yang efektif.
Parasetamol
Parasetamol adalah obat pilihan utama untuk anak-anak karena lebih aman hampir
tanpa efek samping (bila diminum sesuai aturan).
Sebagian kecil
parasetamol direaksikan oleh tubuh membentuk intermediet (turunan, berupa
senyawa antara) aril yang hepatotoksik (menjadi racun untuk hati). Karena itu
tidak boleh digunakan terus menerus dalam waktu yang lama (hitungan bulan,
misalnya).
Aspirin
Merupakan antipiretik yang efektif namun penggunaannya pada anak dapat
menimbulkan efek samping yang serius. Aspirin bersifat iritatif terhadap
lambung sehingga meningkatkan resiko luka pada lambung, perdarahan (akibat
dihambatnya aktivitas trombosit), hingga perforasi (terbentuknya lubang di
dinding lambung).
Pemberian aspirin pada
anak dengan infeksi virus terbukti meningkatkan resiko Sindrom Reye, yang
ditandai dengan kerusakan hati dan ginjal. Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk
anak berusia < 16 tahun.
Obat Anti Inflamasi Non-Steroid (OAINS)
Jenis OAINS yang paling sering digunakan pada anak adalah ibuprofen. Dosis
sebesar 5-10 mg/kg/kali mempunyai efektifitas antipiretik yang setara dengan
aspirin atau parasetamol.
OAINS dan aspirin memiliki kesamaan, yaitu bisa menyebabkan luka lambung, perdarahan, dan perforasi, meskipun
komplikasi ini jarang pada anak-anak. Ibuprofen juga tidak direkomendasikan
untuk anak demam yang mengalami diare dengan atau tanpa muntah.
Jenis lainnya
Turunan pirazolon seperti fenilbutazon dan dipiron, efektif sebagai antipiretik
tetapi jauh lebih beracun.
Sampai di sini, banyak sekali disebut senyawa-senyawa kimia ya? Inilah -salah
satunya- mengapa kita wajib mengetahui nama generik obat yang -akan- kita
konsumsi. Keterangan tentang ‘kata-kata sulit’ mohon pelajari sendiri di
halaman statis yang ditautkan.
TERAPI pendukung
Terapi yang Direkomendasikan
Tingkatkan asupan cairan
(ASI -dan hanya ASI untuk bayi < 6 bulan-, susu, air, kuah sup, atau jus
buah). Minum banyak juga mampu menjadi pelega saluran napas dengan mengurangi
produksi lendir di saluran napas.
Jarang terjadi dehidrasi berat tanpa adanya diare dan muntah terus-menerus.
Hindari makanan berlemak atau yang sulit dicerna karena demam menurunkan aktivitas
lambung.
Kenakan pakaian tipis dalam ruangan yang ventilasi udaranya baik. Tidak harus
terus berbaring di tempat tidur, tetapi jangan melakukan aktivitas berlebihan.
Mengompres dengan air hangat dapat dilakukan jika anak rewel (karena merasa
sangat tidak nyaman), umumnya pada suhu sekitar 40 C. Umumnya demam akan turun
dalam 30-45 menit. Namun jika anak merasa semakin tidak nyaman dengan berendam,
jangan lakukan hal ini. Terapi yang Tidak Direkomendasikan
Upaya ‘mendinginkan’ badan dengan melepas pakaian, mandi atau berbasuh air
dingin, atau mengompres dengan alkohol. Jika nilai-ambang hipotalamus sudah
direndahkan dengan antipiretik, upaya tersebut akan membuat tubuh menggigil
sebagai usaha untuk menjaga temperatur pusat berada pada nilai-ambang yang
telah disesuaikan. Selain itu alkohol dapat pula diserap melalui kulit masuk ke
dalam peredaran darah dan beresiko keracunan.
Disusun oleh dr.
Arifianto dan dr. Nurul Itqiyah Hariadi dan saya tulis kembali secara bebas.
mengapa batas waktu
observasi suhu badan anak yang tinggi 72 jam? –>umumnya demam pd anak akan
hilang dengan sendirinya dlm waktu 72 jam. selain itu juga 72 jam patokan bila
ingin tes darah. bila tes dilakukan sebelum 72 jam, biasanya hasilnya belum
menunjukkan hal apapun, jadi nanti mesti diulang. kasian kan kalau anaknya
bolak-balik ke lab untuk ditusuk2 ambil darah.
- jika lewat 72 jam suhu badan tetap tinggi (>39.5), anak mulai menunjukan
aktivitas batuk pilek – tetap harus dibawa ke dokter?
–> kita juga lihat behaviour si anak. jika anaknya masih mau makan/minum,
masih lincah dan ada batpilnya, kan ketahuan tuh common cold…yah sebaiknya
dirumah saja tetapi tetap dipantau perkembangannya.
Tips Mengompres Anak
yang Demam
Ini aku dapat dari
DSA-ku, tips mengatasi anak yang demam:
1.Minum air putih
sebanyak mungkin.
2.Minum obar panas
3.Kompres.
Cara kompres yang benar
adalah:
Ambil air dari ledeng, kalau airnya terasa dingin sekali boleh dikasih sedikit
air panas (hangatnya hanya suam-suam kuku), ambil handuk kecil [washcloth] dan
basahi handuk dengan air tsb, dilapkan ke anak dari kepala sampai ke ujung
kaki, proses ini dilakukan secara cepat (lap bukan didiamkan dibadan).
Sebaiknya pakai 2 handuk jika kita sudah selesai dengan handuk yang pertama,
ganti dengan handuk kedua. Proses ini dilakukan minimal selama 10 menit jangan
takut anak nangis krn sebaiknya anak nagis kejer dari pada kena step/kejang
(begitu istilah dari dokternya). Setelah itu baru dipakaikan baju, ini pun
hanya baju tipis.
Kalau dalam kondisi
panas anak mengigil, boleh diselimuti, tapi setelah menggigilnya hilang
langsung dibuka selimutnya.Selain itu kompres tidak boleh dilakukan dengan
Alkohol, Cologne, ataupun air es. [Ng]
Tips Tentang Demam atau
Panas Tubuh!
APA ITU DEMAM ATAU PANAS
TUBUH?—
Ketika anda merasa tidak enak badan, maka hal pertama kali yang sering anda
nilai adalah apakah tubuh anda panas atau mengalami demam. Walaupun sebenarnya
panas sendiri bukanlah penyakit itu sendiri, panas biasanya adalah tanda bahwa
sesuatu sedang terjadi didalam tubuh anda.
Dan sebenarnya panas sendiri tidak selalu buruk. Panas memegang peranan dalam
menolong tubuh untuk melawan serangan infeksi virus atau bakteri. Jadi panas
adalah suatu respon tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh.
BERAPAKAH SUHU TUBUH
MANUSIA NORMAL?—
Suhu tubuh manusia diatur oleh system thermostat di dalam otak yang membantu
suhu tubuh yang konstan antara 36.5C dan 37.5C.
Suhu tubuh normal manusia akan bervariasi dalam sehari. Seperti ketika tidur,
maka suhu tubuh kita akan lebih rendah dibanding saat kita sedang bangun atau
dalam aktivitas.
Dan pengukuran yang diambil dengan berlainan posisi tubuh juga akan memberikan
hasil yang berbeda. Pengambilan suhu di bawah lidah (dalam mulut) normal
sekitar 37 C, sedang diantara lengan (ketiak) sekitar 36.5 C sedang di rectum
(anus) sekitar 37.5 C.
“Panas atau Demam terjadi bila pengambilan suhu tubuh melalui mulut (dibawah
lidah) DIATAS 37.5 C”.
Biasanya demam sendiri diikuti oleh kondisi lainnya, seperti gejala dan tanda
lainnya yang sering dapat membantu untuk menemukan penyebab dari terjadinya
demam tersebut.
Sebagai contoh, mual dan muntah dengan panas tubuh, berarti adanya gangguan
didaerah pencernaan. Atau demam yang disertai oleh batuk dengan reak maka
gangguan adalah pada saluran pernafasanya.
KAPANKAH SEBAIKNYA
BERKONSULTASI KE DOKTER?——–
Seperti yang dikatakan sebelumya bahwa demam kadang bukan sesuatu yang
buruk,—karena demam adalah proses respon tubuh terhadap infeksi itu sendiri .
Tetapi ada beberapa
keadaan dimana anda sebaiknya mencari pertolongan medis atau konsultasi ke
dokter anda, yaitu:
*Untuk bayi dibawah 3 bulan dengan suhu tubuh diatas 38C.
*Untuk anak yang lebih tua dan orang dewasa , sebaiknya konsultasikan ke dokter
anda bila :
- Terdapat panas yang naik turun dalam 3 hari ;
- Suhu meningkat diatas 39 C ;
- Adanya panas yang disertai menjadi tidak mau makan dan minum sertai gelisah;
mual muntah; sakit kepala hebat; sakit perut; timbul rash pada kulit; kesulitan
pernafasan; atau gejala lainnya yang tidak dapat dijelaskan.