Khamis, 29 September 2011

Buah Merah Anti Barah


UJI HAMBATAN TUMORIGENESIS SARI BUAH MERAH (PANDANUS CONOIDEUS LAM.) TERHADAP TIKUS PUTIH BETINA YANG DIINDUKSI 7,12
DIMETILBENZ(a)ANTRASEN (DMBA)

ABSTRACT
Red fruit (Pandanus conoideous Lam.) has been known by public as a medicine
for any kind of diseases, among of them is for cancer. To determine the carcinogenesis
inhibition effect of red fruit extract , we have examined the effect on 7,12-
dimethylbenz[a]anthrasene (DMBA)-induced rat lungs cancer model in female
Sprague-Dawley rats. The extract was tested at 0.21 ml/200 g bw; 0.43 ml/200 g bw
and 0.88 ml/ 200 g bw. The experiment was terminated at day 120. Lung histology
was used to evaluate carcinogenesis inhibition. The result showed that the extract at
0.21 ml/200g bw improved lung carcinogenesis inhibition than other dose.
Key words : red fruit extract, DMBA, lung cancer, Pandanus conoideus
Sumber : Majalah Ilmu Kefarmasian, Vol. III, No. 3, Desember 2006, 153 – 161
Abdul Mun‘im, Retnosari Andrajati, Heni Susilowati
Departemen Farmasi Fakultas MIPA Universitas Indonesia, Jakarta



 
Khasiat buah merah

Minyak buah merah pada prinsipnya sangat diperlukan tubuh manusia kerana mengandung berbagai vitamin dan mineral kerana sangat banyaknya kandungan buah merah hingga dapat disebut sebagai multivitamin yang berkhasiat atau dapat dijadikan pendamping ubat doktor pada berbagai macam penyakit diantaranya:

Bronchitis / Asma, Barah / Tumor, Kencing Manis, Penyakit Mata, Penyakit Jantung, Peredaran Darah, Kekuatan Badan, Buasir, Hepatitis, HIV / AIDS, Gangguan Hormon, Darah Tinggi, Awet Muda, Penyakit Kulit, Insomnia / Masalah Tidur, Kekuatan Batin, Tulang Rapuh, Rematik / Sakit Sendi, Stress / Kemurungan, Strok / Lumpuh, Penyembuhan Luka, Penyakit Perut/Gastrik.

SEPINTAS TENTANG BUAH MERAH

Buah Merah dengan nama lain PANDANUS CONOIDES LAM adalah tanaman khas spesifik atau endemik yang tumbuh di dataran tinggi Papua.

Sekilas Warga Papua

Adalah menjadi kebiasaan masyarakat tradisional di Wamena, Timika dan desa-desa di kawasan pergunungan Jayawijaya menggunakan buah merah sebagai ubat cacing, penyakit mata dan penyakit kulit. Masyarakat setempat berbadan lebih tegap dan stamina lebih tinggi, padahal kehidupan sehari-hari secara tradisonal yang serba terbatas dan terbuka dalam berbusana dalam iklim yang keras serta cuaca cukup dingin di ketinggian pergunungan Jayawijaya. Keistimewaan fizik penduduk di sana jarang terkena penyakit degeneratif seperti: hipertensi, diabetes, penyakit jantung dan barah. Penduduk setempat tahan terhadap penyakit dan iklim yang sangat ganas.’

 Tanaman buah merah termasuk tanaman keluarga pandan dengan pohon menyerupai pandan. Namun tinggi tanaman dapat mencapai 4 meter dengan tinggi batang bebas cabang sendiri setinggi 1-2 meter yang diperkukuh akar-akaran tunjang pada batang sebelah bawah.

Bentuk buah, bujur dan buah tertutup daun pandan. Panjang buahnya mencapai 55 sentimeter diameter 10-15 sentimeter dan berat mencapai 2-3 kilogram, buah ketika matang bewarna merah maroon terang.

KANDUNGAN MINYAK BUAH MERAH

Kandungan senyawa aktif yang berpotensi untuk digunakan sebagai antioksidan (pencegah penyakit). Senyawa aktif di dalamnya antara lain: Total karotenoid, Total tokoferol, Betakaroten, Alfa-tokoferol, Asid Oeat, Asid Linoleat, Dekanoat. Senyawa-senyawa yang terkandung dalam minyak buah merah berkhasiat sebagai ubat dan bersifat aktif. Betakaroten dan Tokoferol (dalam bahasa awam dikenal sebagai vitamin E) dikenal sebagai senyawa antioksidan yang ampuh mencegah penyakit. Senyawa ini mampu menetralisir zat-zat radikal bebas dalam tubuh, yang merupakan sumber pemicu timbulnya berbagai penyakit, terutama penyakit degeneratif. Dengan tingginya kadar antioksidan, buah merah memiliki efek antibarah yang kuat. Di dalam tubuh, antioksidan mampu menangkal dan memutus rantai radikal bebas-senyawa karsinogen penyebab barah dan tumor.

BETAKAROTEN

Betakaroten adalah pencegah penyakit degeneratif seperti stroke, jantung koroner, dan barah. Berfungsi untuk melambatkan berlangsungnya penumpukan flek pada arteri sehingga aliran darah, baik ke jantung maupun ke otak, dapat berjalan lancar tanpa sumbat. Betakaroten juga berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh kerana adanya interaksi vitamin A dengan protien (asid-asid amino) yang berfungsi dalam pembentukan antibodi. Suatu kajian membuktikan bahawa pengambilan betakaroten 30-60 mg sehari selama 2 bulan akan membuat tubuh memiliki sel-sel pembunuh alami lebih banyak serta sel-sel T-helpers dan limposit yang lebih aktif. Bertambahnya sel-sel pembunuh alami sangat penting untuk melawan sel-sel barah dan mengendalikan radikal bebas yang mengganggu kesihatan.

TOKOFEROL

Tokoferol (vitamin E) selama ini hanya dikenal sebagai ubat awet muda untuk menambahkan cantik dan tampan. Padahal, tokoferol berfungsi hampir sama seperti betakaroten, yaitu pencegah penyakit degeneratif. Perbaikkan sistem kekebalan tubuh dapat dihasilkan oleh kehadiran tokoferol, sel limposit, dan mononuklear di dalam tubuh sehingga dapat mengurangkan morbiditas dan mortalitas. Tokoferol mampu mengatasi pembentukkan karsinogen atau menghambat karsinogen sel sasaran sehingga akan dapat menghambat terjadinya kasus barah. Tokoferol juga dapat menurunkan kolestrol LDL jahat dan meningkatkan HDL. Hasil kajian menunjukkan bahawa penderita penyakit jantung mahupun stroke merasakan ada perubahan seperti respirasi lebih lancar serta tekanan darah dan detak jantung lebih normal. Fungsi tokoferol di ibaratkan seperti pemadam kebakaran yaitu akan mematikan serbuan radikal bebas dan menetralisir kolestrol dalam darah. Jika serbuan radikal bebas tidak dapat dihalau dan kolestrol dalam darah tidak dapat dinetralisir maka akan timbul efek yang sangat merbahaya karena hal tersebut merupakan punca kematian secara mendadak. Keadaan ini umumnya dialami sebahagian besar masyarakat yang tinggal di kawasan bandar (gizi salah).

ASID LEMAK TAK TEPU

Buah merah juga mengandungi omega-9 dan omega-3 dalam dosis yang tinggi. Sebagai asid lemak tak tepu, buah merah mudah dicerna dan diserap sehingga melancarkan proses metabolisma. Lancarnya proses metabolisma sangat membantu proses penyembuhan penyakit. Sebab, tubuh mendapat asupan protein yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Pesakit tidak perlu mendapatkan asupan protein dari luar. Bahkan, menaiknya metabolisma sangat membantu hati meregenerasi sel-sel hati yang rosak akibat hepatitis. Asid lemak yang terkandung dalam buah merah merupakan antibiotik dan antivirus. Asid lemak, aktif melemahkan dan meluruhkan membran lipid virus serta mematikannya. Bahkan virus tidak diberi kesempatan untuk membina struktur baru sehingga tidak dapat melakukan regenerasi. Oleh karena kemampuan tersebut, buah merah efektif manghambat dan membunuh beragam strain virus. Terbukti bahawa buah merah mampu menghambat dan membunuh sel tumor, virus hepatitis yang merosak sel hati bahkan menekan perkembangan virus HIV / AIDS.

Minyak buah merah digolongkan sebagai ubat alternatif, dan memberikan 80% kesembuhan, juga, sebagai upaya untuk menolong penderita penyakit degeneratif. Pada dasarnya, Minyak Buah Merah boleh diminum sesiapa sahaja kerana ia merupakan bahan makanan tambahan bagi keutuhan tubuh. Orang dewasa atau anak-anak serta orang sakit mahupun orang sihat boleh meminumnya. Oleh karena kandungannya yang penuh senyawa-senyawa aktif yang di perlukan oleh tubuh, maka berfungsi sebagai ‘pencegah’ penyakit bagi orang yang sihat dan sebagai ‘penyembuh’ untuk orang yang sakit, insyaAllah.

Cara makan ubat yang terbaik adalah, sebelum makan ubat, perlu berdoa dahulu “Ya Allah, sembuhkanlah penyakit aku ini.” Kemudian barulah makan ubat. Kerana ubat tidak menyembuhkan, yang menyembuhkan adalah Allah. Doa itu lebih penting daripada ubat. Maka di situ perlunya berdoa terlebih dahulu…

ruj  :  http://buahmerah1.wordpress.com/

 

Tiada ulasan:

Catat Komen

Nota: Hanya ahli blog ini sahaja yang boleh mencatat ulasan.