Selasa, 18 Disember 2012

Manfaat Rumput Teki




 
 
Buat yang punya banyak rumput teki di halaman rumah, jangan ada yang dibuang. Coz, ternyata banyak bgtz manfaatnya. Ini dia.....

Teki merupakan rumput semu menahun dengan tinggi 10-95 cm. Batang rumputnya berbentuk segitiga dan tajam. Daunnya berjumlah 4-10 helai yang terkumpul pada pangkal batang membentuk roset akar dengan pelepah daun tertutup tanah. Helaian daun berbentuk pita bersilang sejajar. Permukaan atas berwarna hijau mengkilat dengan panjang daun 10-30 cm dan lebar 3-6 cm.

Rumput teki tumbuh liar di tempat terbuka atau sedikit terlindung dari sinar matahari seperti di tanah kosong, tegalan, lapangan rumput, pinggir jalan atau di lahan pertanian. Tumbuhan ini terdapat pada ketinggai 2-3000 meter diatas permukaan laut. Tumbuh sebagai gulma yang susah diberantas.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis rumput teki adalah rasa pedas, sedikit pahit dan manis. Berkhasiat menormalkan siklus haid, menghilangkan rasa sakit (analgesik), penenang (sedative). Masuk merisian hati dan san ciao. Rumput teki merupakan obat penting untuk gangguan kesehatan pada wanita.

Manfaatnya untuk mengatasi gangguan sakit dada, sakit gigi, gangguan fungsi pencernaan seperti mual, muntah, nyeri lambung dan sakit perut, diare, bengkak akibat retensi cairan, haid tidak teratur, sakit waktu haid, keputihan, menyuburkan kandungan.

Dosis pemakaian: Untuk pemakaian luar, gunakan umbi ditumbuh jadi bubuk lalu ditaburkan pada bagian yang sakit. Sedangkan pada pemakaian dalam, gunakan 5-10 gram rumput teki kering, direbus lalu airnya diminum atau dijadikan bubuk atau pil.

Pada pemakaian luar, rumput teki dapat mengobati kulit biru akibat terbentur, caranya ambil teki segar yang telah dicuci bersih dan digiling halus lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Begitupun bila menderita radang kuku, ambil umbi teki dan biji kenari, ditumbuk hingga halus lalu dibungkus dengan daun, dipanaskan lalu ditempel pada kuku yang sakit dan dibalut.

Pada pemakaian dalam, rumput teki untuk mengatasi nyeri lambung. Caranya, ambil 30 gram umbi teki, 15 gram lengkuas, dikeringkan lalu digiling hingga menjadi bubuk. Ambil 3 gram bubuk tersebut, disebuh dengan air panas secukupnya lalu diminum selangi hangat. Lakukan 2 kali sehari.

Bila menderita busung atau bengkak karena cairan, gunakan 10 gram teki dicuci bersih dan digiling halus, diseduh dengan 150 cc air panas disaring lalu ditambahkan madu dan diminum airnya. Lakukan 2 kali sehari.

Untuk mengatasi haid yang tidak teratur atau sakit pada haid, gunakan 6-9 gram umbi teki kering direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring lalu airnya diminum.

Bila menderita keputihan dan haid tidak lancar, gunakan 10 gram umbi teki kering dan 15 gram kulit delima kering, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring lalu airnya diminum. Untuk melancarkan buang air kecil, gunakan 10 gram umbi teki kering, 60 gram akar alang-alang, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring lalu airnya diminum.

Bila mengalami kencing batu dapat diobati dengan 10 gram umbi teki kering, 4 lembar daun alpukat, 30 gram kejibeling, dan gula aren secukupnya, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring dan diminum airnya 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.

Untuk mengobati sakit gigi, gunakan 6 gram umbi teki kering dihaluskan lalu diseduh dengan 200 cc air panas, tambahkan madu lalu airnya diminum.

 


Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan sangat banyak. Belum tahu ? Pernah lihat kucing makan rumput teki sebelum kawin ? Kira-kira mengapa ? Kita perlu sedikit menengok Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan. Kandungan kimia umbi rumput teki yang diduga memberikan efek khasiatnya antara lain adalah senyawa Siperon, Aselinen, Siperen, Siperotundon, Patkhulenon, Sugeonol, Kobuson, dan Isokobuson.

Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan sangat banyak. Coba kita di dalam konsep pengobatan tradisional China, umbi teki mempunyai sifat yang mendinginkan. Secara empiris umbi teki telah digunakan masyarakat China dan India sebagai peluruh haid.

Sebuah studi di China menunjukkan bahwa pemakaian umbi teki sebanyak 6-9 gram, baik secara tunggal maupun dalam kombinasi dengan tanaman lain dapat mengatasi ketidakteraturan haid dan meringankan gejala yang timbul karena sindroma masa haid, seperti rasa nyeri, pusing dan mual. Hal ini menunjukkan bahwa Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan sangatlah penting. coba kita lihat lagi berikut ini :

Dalam pengobatan Ayurveda di India. Selain untuk mengatasi Dismenore(haid yang tidak teratur), teki juga banyak dipakai untuk mengatasi demam dan gangguan saluran pencernaan.

Dalam ramuan tradisional Indonesia, teki digunakan dalam bentuk campuran yaitu, dengan rebusan umbi teki bersama dengan rimpang jahe. Air rebusan itu diminum untuk mengatasi nyeri haid. Umbi ini juga digunakan untuk mengatasi kejang perut dan pelancar air seni (Diuretik).

Rebusan umbi teki sangat baik untuk penawar racun/antidotum berbagai bahan beracun. Umbi segar yang dihancurkan sehingga berbentuk pasta kerap digunakan sebagai bobok pada payudara Ibu yang sedang menyusui. Karena secara empiris terbukti efektif memperlancar pengeluaran air susu.

Umbi juga kadang digunakan untuk meningkatkan daya ingat.

Selain untuk mengatasi gejala sindroma pra menstruasi, pemanfaatan umbi teki terutama sekali untuk mengatasi gangguan pencernaan. Mengurangi kembung dan gas di lambung dan usus.

Umbi teki merupakan bahan obat anti muntah karena dapat menekan rasa mual, dan bermanfaat untuk mengurangi gejala morning sickness selama masa kehamilan, walaupun keamanan terhadap janin belum diketahui.

Dalam pengobatan alternatif modern, penggunaan umbi teki ditujukan untuk mengatasi muntah, demam dan radang, mengurangi rasa nyeri dan untuk mengurangi ketegangan otot.

Umbi teki juga mempunyai sifat-sifat sebagai antihelmintik (obat cacing), anti bakteri, astringensia. Efeknya yang menenangkan sangat membantu untuk mengatasi depresi. Teki juga dapat membantu pengobatan berbagai kanker mulut rahim.

Walaupun rasanya pahit, tetapi umbi teki mempunyai kandungan nutrisi yang cukup tinggi, sumber mineral dan traceelement (unsur tambahan) yang penting sehingga masyarakat sering memanfaatkannya sebagai bahan makanan.




Tiada ulasan:

Catat Komen

Nota: Hanya ahli blog ini sahaja yang boleh mencatat ulasan.