Jumaat, 1 Mac 2013

Jangan Campurkan Susu dan Teh




Selain air putih (air kosong), teh adalah minuman yang paling banyak diminum di seluruh dunia. Kandungan antioksidan, vitamin, dan komponen lain yang ada di dalam teh membuat teh dipercayai sebagai minuman untuk meningkatkan ketahanan tubuh dan mencegah kanser.

Beberapa kajian juga menunjukkan teh mampu mencegah gigi berlubang, mengawal kadar gula darah, dan menyihatkan jantung.

Di banyak tempat, teh seringkali dihidangkan bersama dengan susu (contoh: Teh Tarik). Meskipun hasilnya lebih sedap, tetapi kajian menyebutkan menambahkan susu ke dalam teh mengakibatkan terhapusnya kandungan berkhasiat yang ada di dalam teh.

Dalam kajian yang dipublikasikan di The European Heart Journal, para penyelidik telah menguji 16 orang dewasa sihat yang diminta minum secawan teh hitam, teh hitam dicampur dengan sedikit susu tanpa lemak, serta air yang dimasak. Kemudian fungsi vaskular para responden diukur.

Jika dibandingkan dengan air, teh hitam secara signifikan meningkatkan fungsi arteri. Tetapi penambahan sedikit susu bahkan menyebabkan khasiat teh itu tidak terlihat.

Para penyelidik kemudian mengulanginya pada tikus dan mendapati hasil yang sama. Menurut para pakar, protein dalam susu akan mengikat dan menghapuskan antioksidan dalam teh. Perbandingan susu itu sendiri bahkan berlawanan dengan manfaat yang ada pada teh bagi fungsi vaskular.

Kerugian tersebut bukan hanya disebabkan oleh susu lembu sahaja, tapi juga oleh susu kacang soya. Protein dalam susu kacang soya juga menghapuskan antioksidan teh. Kerana itu jika ingin mendapatkan manfaat kesihatan dari teh, sebaiknya teh dan susu tidak dicampurkan dan diminum secara berasingan.

Sumber: kompas.com








MANFAAT  TEH DI rumah

Jakarta - Teh tidak hanya nikmat diminum dan memberi manfaat bagi kesehatan tubuh. Tapi daun yang mengandung isoflavon ini ternyata juga bisa digunakan untuk perawatan rumah. Seperti dikutip dari Care2, berikut delapan kegunaan lain dari teh untuk 'kesehatan' rumah Anda.

1. Membersihkan Karpet

Karpet yang telah berusia lama biasanya menimbulkan bau apek dan berdebu. Membersihkan karpet dengan air dan deterjen tentunya bisa merusak bahannya. Sementara hanya menyedotnya dengan vacuum cleaner tidak bisa menghilangkan bau. Solusinya, taburkan serbuk daun teh pada permukaan karpet. Setelah didiamkan 10 menit, bersihkan dengan penyedot debu. Karpet pun bersih dan beraroma segar.

2. Mengilapkan Lantai Kayu

Bagi Anda yang menggunakan kayu untuk lantai rumah, teh hitam bisa membantu mengilapkan dan mempertahankan warna kayu. Siapkan air dan cairan pembersih lantai seperti biasa, kemudian tambahkan satu hingga dua cangkir teh hitam yang sudah diseduh. Gosokkan pel pada seluruh lantai dan biarkan mengering.


3. Memoles Furnitur

Seduhan teh juga bisa membantu membersihkan dan mengilapkan furnitur dari kayu. Celupkan kain pada air teh, dan gunakan untuk mengelap meja, kursi dan perabotan kayu lainnya.


4. Membersihkan Cermin dan Jendela

Teh bisa membersihkan cap jari tangan yang tertinggal pada perabotan kaca, sekaligus membuatnya lebih bening dan bercahaya. Cukup gosokkan kantung teh yang masih setengah basah pada permukaan cermin atau kaca. Atau, masukkan air teh ke botol spray, semprotkan pada kaca dan keringkan dengan lap bersih.


5. Menghilangkan Noda pada Kloset

Noda kecoklatan pada lubang kloset seringkali sulit dibersihkan dan membuat toilet terlihat kotor. Gunakan kantung teh bekas untuk membersihkannya. Masukkan kantung teh pada lubang kloset, diamkan beberapa jam, dan siram atau flush. Noda akan terangkat dan lebih mudah dibersihkan dengan sikat.


6. Melenyapkan Bau Amis pada Ikan

Bilas tangan Anda dengan air teh setelah makan atau memasak ikan. Bau amis ikan akan hilang seketika.


7. Menyegarkan Aroma pada Kulkas

Kulkas kerap menimbulkan bau tak sedap karena tersimpan berbagai macam makanan di dalamnya. Agar aroma kulkas lebih segar saat dibuka, tempatkan beberapa kantung teh di dalam kulkas. Kantung teh bisa menyerap bau-bau tidak sedap.


8. Pengharum Mobil

Produk pengharum mobil menggunakan pewangi sintetis yang mengandung bahan kimia. Pada sebagian orang, bahan kimia bisa menimbulkan reaksi alergi. Sebagai alternatif pegharum mobil yang aman, gunakan campuran serbuk teh dan bunga lavender atau teh herbal, lalu bungkus dengan kain kassa. Letakkan di bawah kursi untuk menghilangkan bau tak sedap.

Tiada ulasan:

Catat Komen

Nota: Hanya ahli blog ini sahaja yang boleh mencatat ulasan.